Dosen pakai Turnitin. Kampus punya detector sendiri. Kamu HARUS cek dulu sebelum submit. DOSPEM analisis tulisanmu dengan 8 sinyal (perplexity, burstiness, vocabulary, dan 5 sinyal lainnya) per kalimat.
Lebih baik ketahuan di DOSPEM daripada ketahuan di meja sidang
Contoh hasil deteksi AI pada teks akademis. Klik untuk lihat analisis lengkap.
Contoh teks yang dianalisis:
Kamu pakai ChatGPT buat draft, tapi gak tahu bagian mana yang 'keliatan AI'.
DOSPEM highlight per kalimat: merah (AI), kuning (campuran), hijau (aman). Kamu tahu persis mana yang harus direvisi.
Turnitin AI detector bisa detect sampai 98% accuracy. Dosen tinggal klik satu tombol.
Cek dulu di DOSPEM. Kalau skor tinggi, gunakan fitur Humanize untuk tulis ulang sebelum submit.
Tool deteksi AI online kebanyakan buat bahasa Inggris. Hasilnya gak akurat buat bahasa Indonesia.
DOSPEM punya sinyal khusus bahasa Indonesia: pola kalimat, transisi, dan gaya akademis lokal.
Gak ngerti kenapa tulisan terdeteksi AI. Cuma dapat skor tanpa penjelasan.
DOSPEM kasih breakdown 8 sinyal + penjelasan detail kenapa tulisanmu terdeteksi, dan saran perbaikannya.
Paste teks, lihat hasilnya dalam hitungan detik.
Copy-paste paragraf atau seluruh bab skripsi yang mau dicek. Minimal 100 karakter.
Perplexity, burstiness, sentence structure, transition patterns, vocabulary diversity. Semua sinyal diproses. Setiap kalimat dianalisis.
Kalimat yang terdeteksi AI di-highlight merah. Revisi manual atau pakai Humanize DOSPEM.
Brainstorm judul, bikin outline, sampai draft lengkap. Mulai sekarang, bayar nanti kalau cocok.
Coba Gratis Sekarang